Adalah seorang pengusaha muda yang kaya-raya. Ia memiliki beberapa buah pabrik dan rumah mewah di daerah elite di Jakarta. Dia juga memiliki beberapa mobil mewah.
Suatu ketika ia bertemu dengan seorang teman SMA-nya. Merekapun berbincang-bincang dan membahas masa-masa SMA dulu. Disela perbincangan itu temannya menyinggung mengenai asuransi (sebenarnya temannya itu agen asuransi). Karena merasa sudah berkecukupan, dan mampu membiayai pengobatan apabila sakit, iapun tidak tertarik, bahkan sedikit antipasti dengan kata asuransi tersebut. Singkat kata obrolan mengenai asuransi itupun berakhir dan mereka berpisah.
Beberapa waktu kemudian teman pengusaha muda ini mendapat kabar bahwa istri dari pengusaha muda tersebut sedang sakit. Tidak tanggung-tanggung, dimana sakitnya adalah kanker otak dengan stadium yang cukup berat. Beberapa kali pengusaha muda ini berusaha untuk mengobati penyakitnya di rumah sakit baik di dalam maupun di luar negri. Bahkan para dokter tersebut menyarankan agar istri pengusaha muda ini harus di operasi. Karena kondisinya masih tidak memungkinkan untuk operasi, maka diputuskan untuk menunggu beberapa minggu sampai kondisi istrinya kuat dan siap di operasi.
Selama menunggu tidak terhitung lagi berapa rupiah yang habis untuk biaya perawatan istrinya dan sewa apartemen untuk menunggui istrinya itu. Uang tabungannya di bank juga kian menipis dimana uang tersebut juga merupakan dana operasional perusahaan Bahkan ada kabar bahwa perusahaannya di akan disita bank bila tidak mampu membayar tagihan dari bank.
Uang dan perusahaan telah habis. Sementara istrinya belum sembuh dari sakitnya, bahkan akhirnya mengembuskan nafas karena tidak tertolong lagi.
Sekarang mantan pengusaha muda itu harus bekerja lagi dari nol sebagai pegawai rendahan. dengan penghasilan yang pas-pasan. Penyesalan memang selalu datang di akhir cerita.
Tanpa di sangka mantan pengusaha itu bertemu dengan temannya yang dulu menawarkan asuransi padanya. Kebetulan arsip proposal yang dulu di tawarkan masih ada dan selalu di bawa dalam tasnya. Begitu di buka, ternyata nilai pertanggungannya sama dengan biaya pengobatan istri si mantan pengusaha tersebut, 3,5 Milyar rupiah.
Bila saja dulu si manta pengusaha ini mengikuti program yang ditawarkan temannya mungkin keadaanya sekarang tidak separah ini.
Itulah harga yang harus dibayar atas sebuah penolakan bagi si Pengusaha Muda...
Intinya Asuransi adalah sesuatu yang harus dimiliki sebelum kita membutuhkannya. Bila kita sudah merasa membutuhkannya tapi dalam kondisi yang tidak sehat, maka tidak ada perusahaan asuransi dimanapun di dunia tidak bisa menerimanya lagi.
Maka dari itu, bila ada agen assuransi yang datang dan menawari anda pikirkanlah....
dan lihat agennya.... pilih agen berlisensi, yang betul-betul profesional.....
Semoga bermanfaat.....
Bila Anda tidak ingin seperti pengusaha muda diatas, hubungi kami.
Untuk ilustrasi, kirimkan data diri anda:
1. Nama lengkap
2. Tanggal Lahir
3. Bidang Pekerjaan & Jabatan
4. Jenis Kelamin
5. Merokok/tidak
6. No. Telp. Yang dapat dihubungi
7. Alamat Surat Menyurat/email
TUHAN MEMBERKATI
= = = = = = = = = = = = = = = =
Antonius Happy Kurniawan
021 ? 335 3037
0812 181 1378
safir78@gmail.com
Kode Agen : 00150452
Original source: http://safir78.wordpress.com/?p=302